Berobat tht murah di Semarang

Halo geiss... Assalamualaikum warahmatullahi wabarakhatuh...
Semoga keselamatan dan kesejahteraan menyertaimu dengan Rahmat dan berkah
Kali ini aku mau berbagi informasi mengenai berobat yang ramah dikantong bagi mahasiswa.

3 hari sebelum periksa aku merasa kesakitan yang pernah terburuk sepanjang hidup, yakni sakit infeksi telinga.


Jadi sakitnya itu menurutku karena kukuku yang panjang di jentik buat garuk-garuk kalau gatal, ngga sadar makin lama makin sering dan kebiasaan, dan jadilah telinga berasa perih, setelah beberapa jam, perih berasa penuh ni telinga ikut merasakan degup jantung, ritmenya sama dengan jantung, berbunyi, ngug ngug ngug tanpa henti, tidurpun tetap sama aja. Buat makan juga ga nyaman, buat sujud sembayang ga nyaman, sakit pokoknya telinga saya.
Disitu aku berpikir milih diobatin apa di biarin, karena pernah kubiarin bisa sembuh tapi lama, karena ini agak parah jadi aku inisiatif nyari solusi, biasa cowok itu pikirannya itu solusi dan solusi, kalo cewe mah cuma nangis dan rasain doank.


Oke balik lagi, setelah nyari solusi buka di Facebook di grup salah satu terkemuka di Semarang, disitu aku membaca melihat ada yang nanya periksa THT murah di Semarang, setelah kulihat postingan ternyata baru beberapa hari terakhir, menurut ku masih baru.
Lalu aku baca komentar nya, karena komentar nya banyak sekali sampai puluhan, mereka menjawab banyak menyarankan di BIKM apa itu? Balai indera kesehatan masyarakat yang di kelola pemerintahan provinsi jateng, kayaknya sih.
Setelah tau tempat itu aku buka maps lokasinya gajauh dari kota Semarang, Ternyata di depan RS Telogorejo.

Nah besoknya pagi-pagi masih muka bantal berangkat ke klinik tersebut, tanpa mandi karema badan berasa meriang efek infeksi telinga jadi bodo amat aku ga mandi dari pada mandi malah makin demam.

Sekitar jam 8 an berangkat naik motor dari kosan di pedurungan menuju ke klinik, sendirian karena ga mau terlalu merepotkan orang lain. Lebih suka sendirian tapi tetep suka di temennin.

Begitu tiba sampai klinik parkir motor rame, penuh hampir ga kebagian tempat parkir, setelah itu tanya satpam "pak periksa THT dimana ya?" Langsung di kasih tau, begitu masuk terus ambil nomer antrian.


Foto kartu pasien klinik balai indera kesehatan masyarakat dan nota administrasi
Foto antrian di lt 3 di depan ruang spesalis tht dasar
Taak lama kemudian dipanggil pendaftaran pasien dan jadi punya kartu buat periksa macam kayak KTP.

Setelah itu naik ke lt.3 naik tangga, saking semangatnya mau periksa ga sadar kalo ada lift di sebelah. Ngos ngosan...

Antri lagi pasienya ga banyak, ya katakanlah 5-10 orang di khusus spesialis telinga, spesialis telinga dasar, mata,dan kulit.
Setelah dipanggil dari beberapa menit kemudian masuk bertemu bu dokternya.

Dokter memeriksa dia bilang bengkak semua, wah ternyata telinga berasa penuh karena bengkak akibat infeksi, dan benar saja karena kukuku yang jahat. Padahal islam melarang memanjangkan kuku karena tempat bersemayam setan.
Habis kukuku cepet panjangnya jadi kadang lupa mau potong kuku.
Kembali ke dokter, tadi dia bilang harus di bersihin dulu di semprot pake air selangnya kecil brasa ngilu, kemudian beres dibersihin dan di periksa pake otoskop, bayar ke administrasi cuma bayar total 55ribu. Wah ga mahal ternyata.

Kembali ke dokter lagi diberikan resep obat dan ngasih tau nota administrasi, kemudian diminta ke farmasi mengambil resep obat tersebut, dan setelah ke lt dasar loket farmasi. Ternyata obatnya banyak sekali. Cuma menghabiskan obat jangka 3 hari sudah habis.
Setelah itu aku mendapatkan obat terus pulang ke kost, makan obat beberapa jam kemudian kutinggal tidur, telinga kondisi masih infeksi dan tentu saja mengeluarkan cairan bening tapi tak bau warna agak kuning. Mohon maaf ya kalo dianggap jijik.
Setelah bangun tidur telinga Berhenti mengeluarkan air. Wah aku bersyukur sekali, udah mendingan.

Langsung beberapa hari kedepan obat habis dan dua hari yang sebenarnya sudah hilang total infeksinya.
Berkat klinik itu inisiatif ku sendiri rekomendasi temen Facebook aku berterima kasih dan juga Allah subhanallahu wa ta'ala yang telah membantu menyembuhkan penyakitku ini.
Semoga bermanfaat
Dan wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakhatuh.

Tidak ada komentar